
Gunungkidul, 31 Agustus 2025 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gunungkidul meluncurkan sebuah inisiatif luar biasa. Berkolaborasi dengan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Piyaman, Wonosari, menggelar Perkemahan In Door “Cinta Alam Indonesia” (CAI) 2025. Acara sebuah wadah untuk menempa 88 pemuda-pemudi LDII menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter luhur.
Tujuan Mulia di Balik Kegiatan Kemah Indoor
Selama dua hari, satu malam, dari Sabtu hingga Minggu (30-31 Agustus 2025), CAI 2025 berlokasi di kompleks Pondok Pesantren H. Muhammad Usman. Tujuan utamanya jelas dan visioner: membekali generasi muda dengan pondasi karakter yang kuat.
“Kami ingin membina generasi muda agar menjadi pribadi yang berkarakter luhur, peduli lingkungan, dan mandiri,” ujar H. Sunaryadi dalam sambutan pembukaannya. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan agama, pendidikan sekolah, dan penerapan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan bekal ini, mereka siap menjadi generasi penerus yang sukses dan berkontribusi untuk bangsa dan negara,” ujarnya, dengan menanamkan optimisme pada para peserta.
Materi Pembekalan yang Komprehensif
Irfan Riski Saputra, seorang dai, menyampaikan makalah “Meraih Sukses Pendidikan Generasi Muda”. Dalam materinya, ia mengupas tuntas pentingnya meraih sukses di bidang pendidikan, strategi untuk mencapainya, serta peran krusial orang tua dalam mendukung perjalanan pendidikan anak-anak mereka.
Selain Irfan, beberapa dai lain turut berkontribusi, termasuk Teguh Riyanto, S.Pd., Suwarna, S.Pd., Edi Sumarwan, dan Maulana Yusuf. Kehadiran mereka memastikan para peserta mendapatkan wawasan yang beragam dan mendalam.
Momen Pembuka Tahun Ajaran Baru
Ketua LDII PC Wonosari Suwarna, S.Pd. mengungkapkan bahwa perkemahan indoor ini merupakan agenda tahunan. “Kegiatan ini diadakan untuk mengantar pendidikan generasi muda di awal tahun ajaran,” tuturnya. Ia menjelaskan bahwa CAI bertujuan mempersiapkan para peserta agar siap menghadapi tantangan di sekolah dan mendalami pendidikan agama”.terangnya
Menurutnya “ kegiatan ini juga menjadi bekal berharga untuk pergaulan sehari-hari, membekali mereka dengan nilai-nilai etika dan moral yang dibutuhkan untuk berinteraksi secara positif di masyarakat”.tandasnya
Perkemahan Cinta Alam Indonesia ini membuktikan komitmen LDII Gunungkidul dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, karakter, dan kepedulian sosial yang tinggi. Dengan harapan besar, 88 muda-mudi ini akan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masa depan bangsa.(contributor: Fajar Abdul Fatah)
DPD LDII GUNUNG KIDUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia