Transformasi Digital dan Penguatan Karakter, Rakercab Gerakan Pramuka Gunungkidul 2026

(dok/lines)

Gunungkidul, 11 April 2026 — Gerakan Pramuka Kabupaten Gunungkidul terus berbenah menghadapi tantangan zaman. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Gunungkidul Tahun 2026 yang digelar di Sanggar Pramuka Kwarcab Gunungkidul, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh jajaran pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Gunungkidul serta tamu undangan yang hadir sebagai peninjau. Turut hadir Ketua Satuan Komunitas (Sako) Sekawan Persada Nusantara (SPN) Gunungkidul, H. Drs. Suharyanto, M.M., yang memberikan dukungan terhadap arah kebijakan kepramukaan di daerah.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Gunungkidul, Nunuk Setyowati, S.Pd., M.M., dalam arahannya menegaskan pentingnya transformasi gerakan pramuka agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ia menyampaikan bahwa pramuka tidak lagi hanya berkutat pada keterampilan dasar seperti tali-temali, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital.

“Transformasi digital menjadi keniscayaan. Pramuka harus mampu memanfaatkan teknologi agar lebih adaptif dan menarik bagi generasi muda,” ujarnya.

Selain itu, Nunuk juga menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dan pembentukan karakter. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang mandiri, tangguh, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat melalui metode pelatihan yang lebih modern dan kontekstual.

(dok/lines)

Di sela-sela kegiatan, Ketua Sakocab SPN Gunungkidul, Suharyanto, menyampaikan bahwa pihaknya sejalan dengan arah kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa Sako SPN saat ini tengah menguatkan implementasi pendidikan berbasis karakter dalam setiap kegiatan kepramukaan.

“Sejalan dengan poin-poin pramuka saat ini, kami di Sako SPN Gunungkidul sedang gencar menanamkan 29 karakter luhur dalam setiap aktivitas pramuka. Ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berdaya saing,” ungkapnya.

Rakercab ini diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan. Sinergi antara Kwarcab dan Sako di Gunungkidul pun menjadi kunci dalam mewujudkan pramuka yang modern, berkarakter, dan tetap berlandaskan nilai kebangsaan.(kontributor: fajar Sodiq)

About wag. gino

Check Also

PC LDII Panggang Dorong Takmir Masjid Perkuat Pengajian Anak dan Remaja Pasca Lebaran

Panggang, 9 April 2026 — Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kapanewon Panggang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *