
Gunungkidul, 14 September 2025 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul kolaborasikan aparat, ormas dan warga dalam kegiatan Gerakan Jum’at Bersih.
Gerakan ini melibatkan 35 personil PC. LDII Kapanewon Semanu, personel Kodim 0730 Gunungkidul, Polsek Kapanewon Semanu, tokoh masyarakat serta tokoh agama di sekitar lokasi Telaga Jonge (12/9/2025).
Kegiatan “Jum’at Bersih Gunungkidul Bebas Sampah” yang dipusatkan di kawasan wisata Telaga Jonge ini berhasil membersihkan sampah campuran dalam tiga jam. Data real-time DLH menunjukkan 62 % berupa plastik kantong dan sedotan, 21 % sisa makanan, selebihnya limbah kaca & kaleng. Angka yang cukup untuk mengingatkan wisata alam yang sejak 2019 mengusung label “zero single-use plastic”.
Sambutan Bupati Gunungkidul Endah Kuntariningsih, secara singkat menyatakan mengapresiasi khusus kepada LDII Gunungkidul yang menurutnya cukup responsif dengan lingkungan sekitar.

Eko Suharso Prihantoro, S.T., M.T. – Kepala Bidang P2KP Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul menyampaikan “Kami tidak lagi meminta warga ‘berdoa agar sampah hilang’. Kami butuh eksekusi bersama. Kalau hari ini ada TNI, Polri, LDII, besok semoga tambah pihak lain bahkan warung penjaja makanan juga harus peduli dengan kebersihan. Masalah kebersihan lingkungan tidak mau kalau hanya urusan setengah hati.”tandasnya.
Sementara itu Suwadi Raharjo, M.Pd., Ketua PC LDII Kapanewon Semanu, menegaskan bahwa gerakan ini bukan “kegiatan pencitraan jum’atan”. Dalam 8 program kerja kami, poin ke-3 jelas menyebut ‘kontribusi nyata pelestarian lingkungan’. Konsep ‘kebersihan sebagian dari iman’ harus terlihat di tanah, bukan di tulisan selembar kertas” katanya sambil menunjukkan kantong sampah plastik ketiga yang ia penuhi.
(contributor: Fajar Abdul Fatah)
DPD LDII GUNUNG KIDUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia