
Bantul 27 Oktober 2025 — Dalam rangkaian kegiatan Kemah Santri Sako SPN Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Barokah Kranggan, Sanden, Bantul (25/10/2025).
Pada kesempatan tersebut peserta mendapat pembekalan berharga dari berbagai narasumber inspiratif, salah satunya Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari, S.H., S.I.K., M.H.
Disesi diskusi panel, AKBP Novita Eka Sari menyampaikan materi bertema “Penggunaan Gawai secara bijak bagi Generasi Muda”. Ia menekankan bahwa di era digital seperti sekarang, penggunaan gadget tidak bisa dihindari, namun harus diimbangi dengan pengendalian diri, etika digital, serta pemahaman akan dampak positif dan negatifnya.
“Gawai adalah alat bantu, bukan alat yang mengendalikan kita, gunakan untuk hal-hal produktif, mencari ilmu, dan memperluas wawasan, bukan untuk hal yang menjerumuskan,” pesan AKBP Novita kepada para peserta kemah.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga jejak digital, menjauhi penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta konten negatif di media sosial. Menurutnya, santri sebagai generasi penerus bangsa perlu menjadi contoh pengguna gawai yang cerdas, santun, dan beretika.
Kegiatan ini menjadi semakin menarik, mengajukan pertanyaan seputar penggunaan media sosial, keamanan data pribadi, dan cara menghindari pengaruh buruk dunia maya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kemah Santri Sako SPN DIY, Kak Alex, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Kapolres Bantul yang telah memberikan wawasan penting bagi peserta. “Materi ini sangat relevan dengan kehidupan santri masa kini. Kami berharap para peserta bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam berinteraksi di media,” pungkasnya.(Slamet H)
DPD LDII GUNUNG KIDUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia