Pasanggiri Persinas Asad Kapanewon Playen Semarakan Hari Sumpah Pemuda

(dok/lines)

GUNUNGKIDUL  – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026, semarakan hari tersebut Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persinas Asad Gunungkidul gelar Pasanggiri di Sanggar Persinas Asad di Banaran, Kapanewon Playen, Gunungkidul, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja Pengkab Persinas Asad Gunungkidul ini diikuti  pesilat putra dari Pengurus Kapanewon Playen dan Patuk yang berlangsung pagi hingga  siang, kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai persatuan, persaudaraan, dan pembentukan karakter generasi muda melalui pencak silat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengkab Persinas Asad Gunungkidul, Budi Santoso, S.Pd.I., didampingi Wasiran selaku pengurus Persinas Asad Kapanewon Playen dan H. Senadi yang juga turut hadir bersama rombongan dari Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul.

Dalam amanatnya, Budi Santoso mencontohkan semangat pasanggiri dengan nilai-nilai perjuangan para pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

“Minggu ini kita berada di momentum Sumpah Pemuda. Semangat pemuda tahun 1928 adalah bersatu, bertumpah darah satu, berbangsa satu. Hari ini  Persinas Asad mendidik generasi muda untuk bersatu dalam persaudaraan pencak silat, rukun kompak, untuk membangun bangsa. Inilah implementasi Sumpah Pemuda yang sesungguhnya, pemuda yang tangguh, berkarakter luhur, dan profesional religius,” tegasnya.

Menurut Budi, Persinas Asad menjadi salah satu sarana pembinaan generasi penerus (generus) dalam lingkungan LDII. Melalui kegiatan pencak silat yang positif dan terarah, generasi muda diharapkan memiliki karakter luhur, disiplin, jiwa sportivitas, serta mampu mengembangkan potensi dan prestasi.

Ia menambahkan, pembinaan melalui Persinas Asad juga menjadi bagian upaya membekali generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan  dengan tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan agama.

Sementara itu, H. Senadi, selaku koordinator rombongan dari Kapanewon Dlingo, Bantul, menyambut baik penyelenggaraan pasanggiri yang mendorong dengan kesemangatan dan momentum Sumpah Pemuda. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat semangat persatuan antarpesilat lintas wilayah.

“Semangat Sumpah Pemuda adalah semangat persatuan. Kehadiran kami dari Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, ke Kapanewon Playen, Gunungkidul merupakan bukti persatuan itu masihada di Persinas Asad. Tidak ada sekat diantara kita “, terangnya.

Dengan Persinas Asad kita berharap semangat Sumpah Pemuda tidak sekadar menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari tutupnya.(contributor Supardo)

About wag. gino

Check Also

Tingkatkan Kesemangatan Guru Ngaji DPD LDII Gunungkidul Gelar Refreshing Mubaligh dan Mubalighot ke Dieng

Gunungkidul – Sebanyak 65 Mubaligh dan Mubalighot LDII di beberapa wilayah se-Kabupaten Gunungkidul mengikuti kegiatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *