
Gunungkidul, 29/8/2025 – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, berupaya memperkuat pondasi melalui pengajian rutin melalui seksi Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK), pada Jumat (29/8-2025).
Acara yang dihadiri sekitar 100 ibu-ibu ini menjadi momentum penting untuk menimba ilmu dan memperkaya rohani. Pengajian yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.00 WIB ini diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an Surah Al-Baqarah yang disampaikan oleh Daiyah Amin Rohani.
Materi berikutnya tentang kajian Kitabul Adab disampaikan oleh Drh. Reni Anggraeni, S.Pd. Dalam sesinya, ia memaparkan pentingnya adab dan perilaku sebagai cerminan seorang hamba Allah SWT. Penjelasan yang lugas dan mudah dipahami menjadikan materi ini relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Puncak acara adalah nasihat agama yang disampaikan oleh Hj. Ami Bandi. Dengan penuh kehangatan, beliau membahas 29 karakter luhur yang menjadi kunci keharmonisan dalam rumah tangga. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

- Bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Rasa syukur menjadi pondasi utama untuk menerima dan menghargai pasangan serta keluarga.
- Berupaya memahami dan mempraktikkan 29 karakter luhur dalam setiap interaksi.
- Membangun komunikasi dan interaksi yang baik antar anggota keluarga.
- Taat dan tertib dalam beribadah, karena ibadah adalah tiang agama dan kunci ketenangan batin.
Secara terpisah ketua PC LDII Gedangsari, Sukino, menanggapi pengajian ibu-ibu ini merupakan agenda rutin yang dilakukan. “Kami meyakini bahwa keluarga yang harmonis adalah modal dasar dalam pembinaan umat,” ujarnya.
“Kegiatan seperti ini adalah upaya kami untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.”ujarnya,
Pengajian ini lanjutnya tidak hanya menjadi wadah untuk mendapatkan ilmu, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para ibu. Semangat kebersamaan dan tekad untuk menjadi pribadi yang lebih, hal ini menunjukkan bahwa penguatan karakter dan ketahanan keluarga adalah investasi berharga bagi masa depan.(contributor : Fajar Abdul Fatah)
DPD LDII GUNUNG KIDUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia