Peran Ormas Islam Dalam Membumikan Pancasila

Prof. Dr.Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro & Ketua DPP LDII

Lines Gunungkidul (16/8/2021): Webinar Kebangsaan yang dihelat  DPP LDII merupakan langkah kongkrit untuk menuju masyarakat yang lebih maju dan masyarakat yang berdaulat, webinar yang diselenggarakan oleh DPP LDII diikuti secara daring oleh DPW dan DPD LDII di seluruh Indonesia (15/8). Webinar kali ini menghadirkan narasumber dari akademisi seorang Guru Besar  Sejarah Unisversitas Diponegoro Semarang  Jawa Tengah. Prof. Dr. Singgih Tri Sulistoyono.

Menurut Prof. Singgih peran umat Islam dalam membumikan Pancasila dalam kajianya menurut Prof. Singgih diambil dari salah satu ormas Islam yaitu LDII, “sebagai salah satu ormas Islam dalam membumikan Pancasila bukan hanya pada ranah verbal saja tetapi pada ranah actual terangya”

Sedangkan untuk “legal Formalnya Pancasila sebagai asas organesasi AD/ART dan PO, sumbangan pemikiran mengenai Pancasila, kontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara manifestasi pengamalan Pancasila, kemudian bagaimana LDII menjaga keutuhan dalam kebhinekaan dan sustainability negara-bangsa Indonesia sebagai rumah bersama dan Islam merupakan rahmatan lil alamin jelasnya”.

Selanjutnya menurut  Prof. Singgih masih dalam kajianya Mixsture Methodology (campuran antara pendekatan etic dan emic) memiliki posisi ganda sebagai peneliti maupun sebagai warga LDII ungkapnya. Sebagai peneliti  beliau menggunakan pendekatan Etic menjalankan fenomenal social dari sudut pada peneliti berusaha obyektif, menghilangkan atau dengan mengurangi intervensi subyektivitas terhadap obyek tineliti, dalam membaca fenomena tineliti dengan melalui hemeneutika (interprestasi baik sebagai warga LDII dimanfaatkan untuk melakukan untuk pendekatan emic (menjelaskan fenomena social dari sudut pandang tineliti/LDII)dengan prinsip-prinsip observasi partisipasi dan verstehen ala Max Weber yaitu untuk mengerti makna yang mendasari dan mengintari peristiwa sosial dan histori tineliti tuturnya.

Dalam Materinya Prof. Singgih mengupas jelas peran Ormas Islam secara umum, Ormas Islam sudah lahir sebelum Pancasila dirumuskan dan sebelum NKRI di proklamasikan tanggal, 17 Agustus 1945, Contoh, Syarekat Islam, Muhammdaiyah, NU, Al Irsyat, Partai Serikat Islam Indonesia (PSII) Al Khoiriyah, Persyarikatan Ulama Indonesia (PUI), Al Hidayatul Islamiyah, Persatuan Islam (Persis), Nahdhotul Wathan, dll juga ada ormas agama lain seperti Perkumpulan Pemuda Kristen, dll bahkan lanjut Prof.Singgih ada tokoh-tokoh dari ormas juga mengambil peran aktif dalam kelahiran Pancasila dan NKRI jelasnya.

About wag. gino

Check Also

LDII dan Ormas Islam Bangun Komunikasi Pererat Persaudaraan

Gunungkidul, 9/4/2024 , Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Gunungkidul intensifkan kerjasma …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *