
Gedangsari, Gunungkidul – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al-Karimah Wareng, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu malam (11/3/2026). Ratusan warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memadati masjid tersebut untuk mengikuti pengajian dalam rangka taharru Lailatul Qadar, malam penuh kemuliaan di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang (PC) LDII Gedangsari ini diikuti sebanyak 112 jamaah. Pengajian dimulai pukul 21.00 WIB hingga 02.45 WIB, diisi dengan rangkaian ibadah dan pembinaan keagamaan yang berlangsung khidmat.
Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi Al-Qur’an, himpunan hadits, nasehat agama, doa bersama, serta qiyamul lail atau shalat malam para jamaah tampak antusias mengikuti setiap sesi sebagai upaya meningkatkan keimanan sekaligus memperbanyak amal di sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Dewan Penasehat LDII Gunungkidul, H. Sakijan, dalam tausiyahnya menjelaskan keutamaan ibadah iktikaf pada malam-malam akhir Ramadhan. Ia mengutip sebuah hadis yang menjelaskan besarnya pahala bagi umat Islam yang melaksanakan iktikaf.

“Mani’takafa ‘asron fii romadhoona kana kahujjataini wa umrotaini,” ujar Sakijan mengutip hadis tersebut. Ia menjelaskan bahwa seseorang yang beriktikaf selama sepuluh hari di bulan Ramadhan akan mendapatkan pahala seperti menunaikan dua kali haji dan dua kali umrah.
Ia juga memaparkan dalil serta kisah praktik iktikaf pada masa Rasulullah SAW, yang menunjukkan bahwa ibadah tersebut menjadi salah satu amalan utama untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Di sela kegiatan, Ketua PC LDII Gedangsari Sukino menyampaikan bahwa pengajian taharru Lailatul Qadar merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun menjelang penghujung Ramadhan.
“Kegiatan ini menjadi sarana meningkatkan ketaqwaan sekaligus mempererat ukhuwah di antara jamaah. Kami berharap jamaah semakin semangat menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan dengan ibadah,” ujarnya.
Menurut Sukino, melalui kegiatan tersebut jamaah diharapkan dapat lebih memahami keutamaan ibadah Ramadhan serta memaksimalkan amal seperti iktikaf, doa, dan qiyamul lail, sebagai upaya meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Hingga menjelang dini hari, suasana ibadah di Masjid Al-Karimah tetap berlangsung khusyuk. Jamaah menutup kegiatan dengan shalat malam dan doa bersama, berharap keberkahan Ramadhan serta kesempatan meraih kemuliaan Lailatul Qadar.(contributor: fajar sodiq)
DPD LDII GUNUNG KIDUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia