Pasanggiri Persinas ASAD Kapanewon Panggang: Cetak Atlet Berkarakter dan Berprestasi Sejak Usia Dini

(Dok/lines)

PANGGANG — Semangat melestarikan budaya bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter tampak dalam kegiatan Pasanggiri Persinas ASAD yang digelar keluarga besar Persinas ASAD warga LDII PC Kapanewon Panggang, Sabtu (30/5/2026), di Kompleks Masjid Al-Fatah Sanglor 2, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Gunungkidul.

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus pembinaan bagi pesilat muda dari berbagai kelompok usia. Mulai dari kategori usia dini atau yang dikenal dengan sebutan Cabe Rawit, remaja hingga dewasa, seluruh peserta menunjukkan keterampilan terbaiknya dalam berbagai materi perlombaan.

(Dok/lines)

Pasanggiri Persinas ASAD merupakan agenda pembinaan rutin yang bertujuan menggali potensi atlet pencak silat sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Selain mengasah kemampuan bela diri, peserta juga didorong untuk memiliki karakter disiplin, sportif, religius, dan bertanggung jawab.

Acara diawali dengan memotivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Selanjutnya dilakukan prosesi buka gelanggang yang dipimpin oleh Wawan Untoro sebagai tanda dimulainya rangkaian perlombaan.

(Dok/lines)

Dalam pasanggiri tersebut, peserta diuji melalui berbagai nomor perlombaan, di antaranya peragaan  seni seperti kembangan tepak tiga kerapan dan demonstrasi seni baku Persinas ASAD. Penampilan para peserta mendapat perhatian para pesilat dan mentor yang hadir memberikan pendampingan serta penilaian.

Di sela-sela kegiatan, Ketua Persinas ASAD Kabupaten Gunungkidul Budi Santoso, S.Pd.I. menegaskan bahwa Pasanggiri merupakan salah satu sarana penting dalam pembinaan atlet pencak silat yang berkelanjutan.

(Dok/lines)

“Pasanggiri menjadi upaya untuk menggali calon-calon atlet pencak silat yang tidak hanya memiliki kemampuan teknik yang baik, tetapi juga berkarakter luhur serta mampu meraih prestasi,” ujarnya.

Sebanyak 10 mentor dan pelatih Persinas ASAD Kabupaten Gunungkidul turut hadir memberikan pembinaan dan motivasi kepada peserta. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus meningkatkan semangat berlatih para pesilat muda.

Melalui kegiatan ini, Persinas ASAD terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya pencak silat sekaligus menyiapkan generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap berprestasi di berbagai tingkatan. Pasanggiri juga menjadi wadah silaturahim antar-pesilat serta sarana penjaringan atlet potensial untuk pembinaan menuju kompetisi yang lebih tinggi.(contributor:Fajar Sodiq)

About wag. gino

Check Also

Perayaan Idul Kurban PAC.LDII Kalurahan Kepek Bangun Kebersamaan Yang Penuh Makna

SAPTOSARI — Perayaan Idul Kurban 2026 yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kepek, Saptosari, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *