Monolog “Lelah Jadi Lillah” dari Santri Al Hadi Tampil Menginspirasi di Pentas Seni Kemah Santri Sako SPN DIY

(dok/lines)

Bantul (27/10/2025) – Di hari pertama suasana malam keakraban Kemah Santri Sako SPN DIY 2025 di Pondok Pesantren Al Barokah, Sanden, Bantul, menjadi semakin hidup dengan penampilan beragam kreatif karya seni dari para santri. Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah monolog bertema “Lelah Jadi Lillah” yang dibawakan oleh utusan Pondok Pesantren Al Hadi Karangmojo, Gunungkidul.

Monolog tersebut dibawakan dengan penuh penghayatan oleh  santri Al Hadi .

Dengan gaya bahasa yang menyentuh dan ekspresi yang mendalam, Zadit Ilmansyah berhasil menggugah emosi para penonton. Pesan yang disampaikan sederhana namun kuat: bahwa setiap perjuangan dan kelelahan dalam menuntut ilmu serta mengabdi kepada masyarakat harus dilandasi dengan keikhlasan karena Allah — Lilllah.

“Kelelahan bukan alasan untuk berhenti, justru menjadi jalan untuk menemukan makna ikhlas dalam setiap langkah perjuangan,” ucap sang santri dalam salah satu bagian monolognya yang mendapat tepuk tangan meriah dari peserta kemah.

Karya monolog “Lelah Jadi Lillah” ini merupakan refleksi spiritual yang relevan dengan semangat santri masa kini: berjuang tanpa pamrih, berbuat dengan niat ibadah, dan terus menebar manfaat bagi sesama.

Kakak pembimbing dari Pondok Al Hadi Slamet Harsono menyampaikan “bahwa penampilan ini merupakan hasil latihan dan pembinaan seni santri di pondok, sebagai bagian dari penguatan karakter dan pengembangan bakat di bidang seni peran”.ungkapnya.

“Kami ingin para santri belajar menyampaikan pesan kebaikan lewat seni. Monolog ini menjadi wadah ekspresi keikhlasan santri dalam bingkai dakwah yang kreatif,” jelas salah satu pembina Pondok Al Hadi. Pentas seni dalam Skema Santri 1 Sako SPN DIY 2025 ini menjadi ajang menyalurkan bakat, kreativitas, dan ekspresi religius para santri. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul generasi muda yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan spiritual yang tinggi. (Slamet H)

About wag. gino

Check Also

Keluarga Harmoni dan Berakhlakul Karimah kunci Generasi Religius

Saptosari-  Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kepek, Saptosari, Gunungkidul selenggarakan pengajian ibu-ibu, melalui Sie Pemberdayaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *