
BANTUL – Kegiatan Pengajian Umumyang diselenggarakan di Masjid An Nur, Padukuhan Tanjung RT 03, Kalurahan Temuwuh, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul memberikan kehangatan jasmani dan rohani. Pengajian yang dilaksanakan oleh PC.LDII Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul Senin 21 September 2026, dihadiri dari jamaah berbagai kalangan tua dan muda.
Hadir sebagai penceramah, Ustadz Wawan Untoro, Pengasuh Pondok Pesantren Haji Muhammad Ustman, Piyaman, Wonosari, Gunungkidul. Beliau menguraikan pentingnya syukur atas nikmat Allah SWT dan pentingnya senantiasa memiliki akhlak yang mulia.
“Syukur bukan hanya di lisan, tapi diwujudkan dengan menggunakan nikmat untuk ketaatan dan berbuat baik, buah dari syukur itu adalah akhlak mulia. Orang yang bersyukur pasti lembut lisannya, jujur perbuatannya, dan santun perilakunya,” pesan Ustadz Wawan.
Penceramah juga mengajak jamaah untuk menjadikan masjid sebagai oase untuk memperbaiki diri, di tengah berbagai tantangan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Yoyok Priyadi, Sekretaris PC LDII Kapanewon Dlingo menyampaikan pandangannya.
“Menurut kami, pengajian ini adalah wahana untuk saling mengingatkan dan saling menasihati. Yang paling penting adalah menjaga dan membimbing generasi penerus,” ujar Yoyok.
Ia menegaskan, tantangan generasi muda ke depan tidak ringan. Oleh karena itu, LDII Kapanewon Dlingo terus berkomitmen membina generasi agar menjadi generasi yang sholih dan sholihah.
“Saya ingin anak-anak kami tidak hanya pandai mengaji, tapi juga memiliki dan mampu menerapkan 29 Karakter Luhur. Mulai dari akhlakul karimah, alim-faqih, hingga mandiri. Mereka harus rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah, hemat, kerja keras, dan berbudi pekerti yang luhur,” jelasnya.
Yoyok menambahkan, “kemandirian juga menjadikan kunci harapan kami, agar generasi penerus ini kelak mampu menjadi generasi yang mandiri, profesional, religius, berdaya saing, dan mampu memberi manfaat untuk agama, bangsa, dan masyarakat tidak manja, tidak bergantung, tapi tangguh menghadapi zaman.”
Pengajian rutin ini, lanjutnya, merupakan bagian dari ikhtiar kolektif para orang tua dan pengurus LDII untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembang anak-anak.
Diakhir kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan itu dipanjatkan dengan doa bersama memohon keberkahan untuk warga Dlingo dan kemajuan untuk Kabupaten Bantul.(H.supardo)
DPD LDII GUNUNG KIDUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia