
GUNUNGKIDUL,30/12/2025 – Soliditas organisasi adalah pondasi utama mencapai suatu tujuan. Menyadari hal itu, DPD.LDII Gunungkidul Pokja Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) intensif pada Minggu, 28 Desember 2025. Acara yang bertempat di Komplek Masjid Al-Husna, Kemorosari I, Piyaman, Wonosari ini diikuti oleh 35 perwakilan pengurus dari delapan Kapanewon se-wilayah barat.
Perwakilan Kapanewon yang hadir diantaranya Wonosari, Gedangsari, Patuk, Playen, Paliyan, Panggang, Saptosari, dan Tanjungsari. FGD ini secara khusus menghadirkan narasumber Sakijan, S.Ag., yang merupakan Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Gunungkidul.
Mengusung tema “Rukun dan Kompak untuk Raih Ibadah yang Barokah” diskusi berlangsung sangat partisipatif. Sakijan S.Ag., menguraikan pentingnya sinergi dan persatuan dalam setiap kegiatan. Menurutnya, keberkahan dalam setiap aktivitas organisasi dan ibadah hanya dapat diraih jika diawali dengan niat yang lurus dan dijaga dengan kerjasama yang solid antar-anggota.
“Ini adalah prinsip kerja yang harus diimplementasikan dalam setiap program, dari tingkat pusat hingga ranting. Kerukunan internal adalah energi yang akan mendorong efektivitas dakwah dan pembinaan umat,” paparnya.
Sementara itu kesemangatan serupa juga ditegaskan oleh H. Nurasid, Wakil Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sambutannya menekankan bahwa kerukunan dan kekompakan bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan.

“Menjadi keniscayaan bahwa hanya dengan kerukunan dan kekompakan, semua kegiatan bisa mencapai target optimal,” tutur H. Nurasid dengan tegas.
Ia mendorong seluruh pengurus untuk mengedepankan musyawarah, komunikasi yang baik, dan saling mendukung dalam menghadapi setiap tantangan organisasi.
FGD ini tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga sesi diskusi kelompok dimana masing-masing perwakilan kapanewon berbagi praktik terbaik (best practices) dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Interaksi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi konkret untuk memperkuat jaringan kerja dan program Pokja Barat.
Diakhir kegiatan yang berlangsung berkomitmen bersama untuk menjadikan semangat “rukun dan kompak” sebagai panduan kerja tahun depan. Diharapkan, langkah pembekalan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan LDII kepada masyarakat Gunungkidul khususnya di wilayah barat, serta mengoptimalkan setiap kegiatan keagamaan untuk meraih keberkahan yang dijanjikan.(contributor Fajar Sodiq)
DPD LDII GUNUNG KIDUL Lembaga Dakwah Islam Indonesia