PP Haji Muhammad Utsman Wonosari Raih Juara 3 Lomba Jamu Tradisional  Kemah Santri

(dok/lines)

Bantul, 28/10/2025 – Pondok Pesantren Haji Muhammad Utsman  Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, sukses menorehkan prestasi dalam gelar lomba Kemah Santri Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) DIY 2025. Perolehan juara  3 lomba ini diraih  oleh kelompok santriwati wakil dari Pondok Pesantren Haji Muhammad Usman Wonosari.

Kemah Santri ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 dan berlangsung  selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 25–26 Oktober 2025, bertempat di Kompleks Pondok Pesantren Al-Barokah, Kranggan, Sanden, Bantul.

Dengan mengusung tema besar “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” dan subtema “Santri Hebat, Bangsa Bermartabat, Membumikan 29 Karakter Luhur”, para peserta dari berbagai pondok pesantren di DIY, termasuk kontingen dari PP HMU Wonosari, berpartisipasi aktif dalam serangkaian kegiatan kepramukaan, keagamaan, dan pembinaan karakter.

Momen Pembukaan dan Kehadiran Tokoh Penting

Secara resmi dibuka oleh perwakilan dari Ka-kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DIY, Drs. H. M. Iskak Budi Latihantoro, M.M., selaku Andalan Daerah Urusan Satuan Kwarda DIY. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi peran santri sebagai generasi penerus bangsa yang dibekali spiritualitas dan nasionalisme.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir dan memberikan pembekalani, Ketua Sako SPN DIY, Kak Sujito, sebagai pimpinan tertinggi Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara DIY., Perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY, Herwatan, S.H., Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, S.H., S.I.K, M.H. serta perwakilan dari Kodim 0729 Bantul.

Kehadiran jajaran pimpinan ini semakin menegaskan komitmen bersama dalam membentuk santri yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia sesuai dengan 29 Karakter Luhur yang menjadi acuan Sako SPN.

Kekompakan PP HMU Putri Jadi Sorotan

(dok/lines)

Prestasi yang diraih Pesantren Terkompak oleh kontingen putri PP Haji Muhammad Utsman Wonosari menjadi puncak keberhasilan yang patut dibanggakan. Penghargaan ini dinilai berdasarkan performa keseluruhan, meliputi disiplin, kekompakan barisan, kebersihan tenda, hingga partisipasi aktif dan sinergi dalam setiap lomba, hal ini membuktikan santri dari Gunungkidul mampu bersaing  dalam hal solidaritas dan semangat kebersamaan.

Kemah Santri Sako SPN DIY 2025 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar-santri, meningkatkan keterampilan kepramukaan, dan memperkuat komitmen santri dalam mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju peradaban dunia yang bermartabat. (contributor: Bambang)

About wag. gino

Check Also

Keluarga Harmoni dan Berakhlakul Karimah kunci Generasi Religius

Saptosari-  Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kepek, Saptosari, Gunungkidul selenggarakan pengajian ibu-ibu, melalui Sie Pemberdayaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *